Berpacu melawan kuda

Berpacu melawan kuda

Posted on Jul 15, 2013 in Articles, Renungan Harian

Berpacu melawan kuda Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar Sungai Yordan? Yeremia 12:5. Beberapa tahun yang lalu saya sedang bermain softball dan menunjukkan pengaruh saya sebagai atlet akhir pekan. Memberikan seluruhnya “demi kebaikan tim” dan dengan menyangkal usia saya yang sebenarnya, saya pun menyelinap ke pangkalan dua untuk berusaha memisahkan pemain ganda, tetapi usaha itu hanya membuat robek ikat sendi tulang dan beberapa ikat sendi tulang lutut kanan saya. Segera saya menyadari bahwa seharusnya saya bersedia menerima pengunduran diri dan menjauhi pemain-pemain yang kekar dalam pertandingan tersebut. Sebagai seorang ahli pengobatan fisik saya tahu pentingnya olahraga dan rehabilitasi, jadi saya segera memulai terapi fisik. Saya kembali bekerja beberapa hari setelah mengalami cedera tersebut, saya berolah-raga angkat berat, berenang, jalan kaki, dan melanjutkan kegiatan rutin saya dalam kehidupan sehari-hari. Suatu hal yang menarik terjadi sekitar delapan bulan setelah cedera. Saya mencoba melompat dengan satu kaki dan melompat dari sisi ke sisi untuk menguji kemampuan gerakan saya, tetapi saya tidak sanggup melakukannya. Walaupun saya mengatakan kepada diri saya sendiri, “Lompatlah,” saya tetap tidak bisa bergerak. Otot-otot saya tidak mempunyai kekuatan, kaku walaupun dipaksa sekuat mungkin untuk melompat. Saya menyadari bahwa saya tidak merehabilitasi lutut saya dengan penuh. Olahraga saya sudah menyanggupkan saya untuk berjalan dan berenang, tetapi tidak untuk kegiatan-kegiatan yang lebih kompleks dan menantang seperti meloncat dan melompat-lompat. Pengalaman itu menimbulkan pemikiran-pemikiran lain. Olahraga-olahraga rohani kita yaitu hadir di gereja, mengembalikan persepuluhan, dan menjadi vegetarian dapat memungkinkan kita menjadi orang-orang Kristen yang baik. Tetapi itu saja tidaklah cukup untuk mempersiapkan kita untuk tantangan yang lebih banyak dan kegiatan kegiatan rohani yang kompleks seperti diam saja apabila kita dicerca; mengucapkan kata-kata yang baik dan memberi semangat gantinya mencela dan mengucapkan kata-kata yang kasar; mengasihi tanpa pamrih; menerima orang yang mempunyai kepercayaan berbeda dengan kita; atau memantulkan tabiat Kristus. Apabila olahraga rohani dan rehabilitasi rohani kita tidak mempersiapkan kita untuk kegiatan-kegiatan rohani yang lebih kompleks, bagaimana mungkin kita bisa berpacu melawan “kuda” rohani dan Sungai Yordan yang meluap? Hari ini, kenapa tidak mempertimbangkan untuk lebih tekun berolahraga fisik dan rohani yang akan mempersiapkan Anda untuk “kuda-kuda” dan Sungai Yordan apa pun yang datang kepada Anda dengan berbagai pengalamamnya. Tuhan, tunjukkanlah kepadaku di mana kelemahanku, dan tunjukkanlah kepadaku bagaimana caranya supaya menjadi kuat bagi-Mu. Nicceta Davis. Sumber:...

Read More

“Kabar Baik dari Patmos” 12 Juli 2013

“Kabar Baik dari Patmos” 12 Juli 2013

Posted on Jul 12, 2013 in Our Videos, Renungan Harian

JUDUL PEMBAHASAN: “SAKSI KRITUS DI ZAMAN AKHIR” Wahyu 11:3,4 (ayat 3) Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.” (ayat 4) Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Sumber: Hope Channel...

Read More

Apakah anda bebas dari minuman keras?

Apakah anda bebas dari minuman keras?

Posted on Jul 12, 2013 in Articles, Renungan Harian

Apakah anda bebas dari minuman keras? Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka. Yohanes 8:36. Apakah Anda merasa bangga karena Anda bebas dari minuman keras? Hati-hati! Setiap harinya sembilan dari 10 orang Amerika Utara minum obat penenang. Dan bisa jadi Anda juga salah satu dari antara mereka. Perbuatan jahat? Setiap hari, sudah biasa, mengkonsumsi kafein secara berlebihan. Didapatkan di dalam kopi, teh, coklat, soda, dan obat-obat keras penghilang rasa sakit, dan semuanya itu hanyalah beberapa dari sekian banyak jenis yang biasa kita nikmati. Tetapi kafein tidak membuat kecanduan, bukan? Lihat di dalam kamus dan Anda akan dapati bahwa bahan yang membuat candu adalah satu bahan yang menimbulkan efek pada fisik dan mental apabila tidak digunakan lagi atau ditinggalkan. Dalam hal ini, bahkan kafein dalam dosis yang kecil sekalipun yang dikonsumsi secara tetap dapat menimbulkan kecanduan. Cobalah sendiri Anda tidak menggunakan kafein lagi sama sekali selama beberapa hari. Gejala yang paling umum terjadi oleh karenanya adalah sakit kepala. Kadang-kadang terjadi perasaan lelah, tidak ada nafsu makan, mual-mual, dan kadang-kadang muntah-muntah. Dan gejala-gejala tersebut akan berlangsung selama lima hari berturut-turut. Penarikan diri secara psikologi bahkan terasa lebih sulit. Orang-orang menjadi terbiasa meraih minuman-minuman penyegar. Dorongannya sama dengan dorongan ingin merokok dan sulit untuk dilawan. Terlalu banyak orang pulang ke rumah pada petang hari dan tanpa berpikir panjang langsung menuju ke lemari es untuk meraih minuman soda dengan kafein. Ada apa dengan kafein? Kafein menambah energi untuk sementara waktu saja dengan cara merangsang sistem syaraf dan meningkatkan kadar gula darah. Untuk sementara energi tambahan ini seperti terasa menyenangkan, tetapi akan segera diikuti dengan menurunnya tenaga, memberi tanda bahwa Anda memerlukan kafein lagi. Apakah Anda yakin ingin terbenam ke dalam energi yang tidak berkesudahan ini terus menerus? Penggunaan kafein secara terus menerus dapat menimbulkan kegugupan, gemetar, kegelisahan, dan tidak bisa tidur. Lambat laun gejala ini dapat menimbulkan kelelahan kronis dan insomnia (tidak dapat tidur) yang menetap. Kafein juga memperburuk sakit lambung dan masalah-masalah perut lainnya. Demikian juga halnya dengan dosa adalah seperti kafein. Hal itu seringkali tampak tidak berbahaya dan rasanya enak sekali! Dan segera setelah kata hati dituruti maka kita merasa melambung-rasa senang dari hadiah yang muncul seketika-sebelum perasaan bersalah datang menghantui. Karena dosa jarang langsung menghancurkan korbannya, maka orang-orang tersedot ke dalamnya, dan dengan mudah menjadi kebiasaan. Tetapi kabar baiknya adalah bahwa Yesus dapat membebaskan kita dari dosa, sebagaimana Ia dapat memberikan kepada kita kuasa kemauan untuk mengatakan tidak terhadap kafein. Dan “apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.” Dengan pertolongan Tuhan, buanglah kafein dan bergabunglah dalam generasi yang bebas kafein! Aileen Ludington Sumber:...

Read More

“Kabar Baik dari Patmos” 11 Juli 2013

“Kabar Baik dari Patmos” 11 Juli 2013

Posted on Jul 11, 2013 in Our Videos, Renungan Harian

JUDUL PEMBAHASAN: “RENCANA TUHAN BAGI GENERASI AKHIR” Wahyu 11:2,3 (ayat 2) Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.” (ayat 3) Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. source: Hope Channel...

Read More

Pemberian Terbaik

Pemberian Terbaik

Posted on Jul 11, 2013 in Renungan Harian

Pemberian Terbaik Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan memasukkan dua peser yaitu satu duit’, Maka di panggillah murid-muridNya dan berkata kepada mereka” Aku berkata kepadamu sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan’, Sebab mereka semua memberi dari kelimpahan, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya? Markus 12 :42-44 Kadangkala kita bangga dengan pemberian kita yang besar kepada Allah, tetapi apakah kita sudah memberikan yang terbaik buatNya? Berapa persen dari penghasilan kita kita berikan kepada Tuhan? Persepuluhan yang memang adalah miliknya?, atau 5%, mungkin 10% atau 20%? Anda jawab sendiri? Marilah kita melihat sejenak si janda miskin dalam cerita Alkitab didalam markus 12 :42-44, ada apa dengan si Janda Miskin ini? Dia memberi 100% dari semua yang dia punya……, Alkitab mengatakan itulah seluruh nafkah hidupnya!! Dapatkah anda memberikan keseluruhan gaji Anda untuk Tuhan? Oooh ini pasti gila, si janda miskin ini sudah tidak waras, atau mungkin pamer? Atau mungkin kurang logikanya, nanti makan apa setelah itu? dan Apakah Bapa kita kita disurga sebegitu miskinnya sehingga kita harus memberi lagi kepadanya ? . Alkitab pada ayat berikutnya tidak lagi membahas tentang janda itu dan apa yang terjadi setelah itu! tetapi yang pasti si janda ini adalah yang sangat berbahagia dengan hidupnya. Ada hal-hal dan pelajaran besar besar yang kita bisa ambil hikmah dan pelajarannya Si janda ini adalah seorang yang penuh kasih sebab dia memberi dari kekurangannya dan seluruh nafkaah hidupnya Si janda miskin punya Iman yang sangat besar dia tahu dan kenal betul siapa AllahNya sehingga dia bergantung penuh kepada Allah dan dia tidak pernah kuatir dengan hidupnya. Si Janda Miskin ini memberikan yang terbaik kepada Allah, bukan hartanya tetapi HATInya. Bagaimana dengan Anda dan Saya? Sumber:...

Read More

“Kabar Baik dari Patmos” 10 Juli 2013

“Kabar Baik dari Patmos” 10 Juli 2013

Posted on Jul 10, 2013 in Our Videos, Renungan Harian

JUDUL PEMBAHASAN: “KETERATURAN TUHAN DI TENGAH-TENGAH KEKACAUAN” Wahyu 11:2,3 (ayat 2) Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.” (ayat 3) Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. source: Hope Channel...

Read More