News

OUR NEWS

Waktu Adalah Karunia Allah

Posted by on 7:36 am in Articles | Comments Off on Waktu Adalah Karunia Allah

Waktu Adalah Karunia Allah

Waktu Adalah Karunia Allah Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan sagala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allah- mu, maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-lakl, atau anakmu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Keluaran 20:8-10. kita hidup di dunia yang sibuk dengan teknologi tinggi, penuh stres, dan kita Kperlu istirahat 24 jam seminggu. Kita perlu istirahat dari kelelahan sistem adrenal tubuh kita yang merupakan penyebab dari masalah-masalah stres. Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan hari Sabat kepada kita. “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat” (Markus 2:27). Manusia harus bekerja enam hari dan beristirahat satu hari – itu merupakan ritme atau irama yang telah diberikan sejarah bagi kesehatan umat manusia. Manusia mencoba aturan-aturan lainnya. Sebagai contoh, pada tahun 1793 Peraneis memakai kalender 12 bulan dan setiap bulannya 30 hari. Para pekerja harus bekerja sembilan hari dan istirahat pada hari yang kesepuluh. Tidak lama kemudian sistem itu tidak berlaku lagi karena tidak berhasil diterapkan. Para pekerja menolak bekerja sembilan hari dan baru hari kesepuluh bisa istirahat.Dalam masa perang dunia II, Amerika Serikat dan Inggris meningkatkan produksi alat-alat perang. Banyak pabrik dalam satu minggu berproduksi selama74 jam seminggu. Tidak lama kemudian mereka mendapati bahwa rata-rata pekerja bekerja penuh hanya 66 jam. Para pekerja di pabrik ini mengeluh bahwa mereka jadi lekas marah. Semangat menurun. Risiko celaka semakin besar. Barang-barang banyak yang rusak. Pemilik perusahaan akhirnya mengurangi jam kerja. Di Amerika Serikat beberapa pabrik menambah pekerja dan yang -Iainnya membuat jam kerja 3 shift. Bagaimana hasilnya`? Produktivitas meningkat, tidak banyak kerusakan pada hasil produksi, absensi pun berkurang dan semangat kerja meningkat. Di Inggris, jam kerja dikurangi menjadi 48 jam seminggu (satu hari 8 jam kerja, seminggu •enam hari kerja) dan hasil produksi meningkat. Kemudian Inggris menetapkan enam hari kerja dan satu hari istirahat dan dua minggu cuti tahunan. Gagasan untuk istirahat sehari penuh dalam satu minggu sebenarnya gagasan yang sudah ada sejak manusia diciptakan. Gagasan itu diberikan Tuhan bagi umat manusia agar menikmati hidup dan kesehatan. Bukankah ini merupakan waktu yang kita nikmati yang diberikan Tuhan? Bagaimana Anda bisa meraih keuntungan kesehatan dari hari Sabat yang diberikan Tuhan? W. Kuzma dan Cecil Murghey ( Hidup yang penuh...

read more

Tractat Day

Posted by on 4:33 am in AY Program, Our Events | Comments Off on Tractat Day

Tractat Day

Tumou Tou Youth | Tractat Day on July 7, 2013 Minggu 7 Juli 2013 merupakan minggu yang spesial bagi Pemuda-Pemudi Jemaat Tumou Tou, pasalnya bukan hanya karena hari itu adalah jadwal bebas kendaraan bermotor pertama dibulan Juli, tapi karena Pemuda-Pemudi Jemaat Tumou Tou memiliki program penting yaitu pembagian Traktat Kesehatan. “Traktat Day!” itulah istilah yang digunakan oleh Pemuda Advent Tumou Tou untuk kegiatan pembagian traktat kesehatan tersebut. Ini adalah program pembagian traktat kedua di tahun 2013, puji TUHAN program Traktat Day pertama telah dilaksanakan dengan tidak kalah serunya pada tanggal 31 Maret 2013 yang lalu. Traktat kesehatan yang dibagikan terdiri dari 3 jenis, 1. Manfaat berjalan kaki, 2. Kiat-kita berhenti merokok, dan yang ke 3. NEWSTART langkah-langkah pola hidup sehat. Kali ini “Traktat Day” diramaikan dengan kehadiran dari adik-adik Pathfinder, Adventurer, dan bahkan sampai kepada Little Lamb yaitu adik-adik balita dengan peserta paling muda berumur 14 bulan. Mereka begitu antusias, bersama dengan para orang tua mereka masing-masing yang tidak ketinggalan, semua bersemangat melakukan jalan sehat di seputar keramaian “car free day” Jl. Jend. Sudirman menuju Bundaran HI sambil membagi-bagikan traktat yang ada ditangan masing-masing. “Traktat day kemaren seru, menyenangkan. Karna, Selain Bisa Membagikan Traktat Kita Juga sehat. Masalahnya cuma 1, Ada orang yg gak mau di kasi traktatnya.” (Goldy Langitan, 13). “Program pembagian traktat melatih anak-anak untuk bersosialisasi dengan sesama maupaun dengan orang yang tidak dikenal, dan mendorong mereka untuk tidak malu-malu beraktifitas di depan umum.” (Dewi Wardoyo, 28). “Saya sangat menyesal telah mengikuti acara pembagian brosur kesehatan pada hari Minggu di Bundaran H.I. Sangat menyesal kenapa tidak dari dulu, karena setelah mengetahui betapa nikmatnya menikmati udara segar, sinar matahari pagi dan dengan berkumpul bersama keluarga besar Tumou-Tou, kasih Allah yang berlimpah dan begitu indah telah dirasakan. Apalagi ditambah dengan program pembagian brosur kesehatan kepada orang-orang di sekitar, yang kita doakan agar Roh Kudus turut bekerja bagi setiap orang yang telah menerima untuk menerapkan prinsip-prinsip kesehatan. Mari bergabung dalam program-program Tumou-Tou berikutnya. Tuhan memberkati.” (Johnson Suripatty, 38). “Menyenangkan, semoga bermanfaat untuk orang-orang yang kita berikan, dan menjadi sukacita buat kita semua” (Jenny, 23). “Kegiatan bagi traktat kemarin seru dan berkesan banget. Hampir gak ada kendala, kecuali disuruh berhenti bagi’in traktat sama 2 orang berseragam. Tapi itu gak nyurutin semangat sama skali buat lanjutin kok. Mudah-mudahan kegiatan ini tetep trus lanjut dan tetep masih ada semangat diantara kita semua untuk menjalankannya. Godbless :)” (Vanessa, 21). Itulah kesan dan pesan dari beberapa remaja, orang muda, dan orang tua, yang bersedia diwawancarai. Kiranya sambil menjaga kesehatan kita bersama, semangat membagikan pekabaran kesehatan terus dimiliki namun bukan hanya anak-anak, orang-orang muda dan orang tua yang ikut program ini saja, tapi juga kita semua, hingga kepada semangat untuk memberitakan injil Keselamatan kepada orang-orang yang kita temui dimanapun kita berada. “With such an army of workers as our youth, rightly trained, might furnish, how soon the message of a crucified, risen, and soon-coming Savior might be carried to the whole world!” (Education, p. 271). Leeeeet’s…. go light the world!!! By...

read more

Berpacu melawan kuda

Posted by on 9:35 am in Articles, Renungan Harian | Comments Off on Berpacu melawan kuda

Berpacu melawan kuda

Berpacu melawan kuda Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar Sungai Yordan? Yeremia 12:5. Beberapa tahun yang lalu saya sedang bermain softball dan menunjukkan pengaruh saya sebagai atlet akhir pekan. Memberikan seluruhnya “demi kebaikan tim” dan dengan menyangkal usia saya yang sebenarnya, saya pun menyelinap ke pangkalan dua untuk berusaha memisahkan pemain ganda, tetapi usaha itu hanya membuat robek ikat sendi tulang dan beberapa ikat sendi tulang lutut kanan saya. Segera saya menyadari bahwa seharusnya saya bersedia menerima pengunduran diri dan menjauhi pemain-pemain yang kekar dalam pertandingan tersebut. Sebagai seorang ahli pengobatan fisik saya tahu pentingnya olahraga dan rehabilitasi, jadi saya segera memulai terapi fisik. Saya kembali bekerja beberapa hari setelah mengalami cedera tersebut, saya berolah-raga angkat berat, berenang, jalan kaki, dan melanjutkan kegiatan rutin saya dalam kehidupan sehari-hari. Suatu hal yang menarik terjadi sekitar delapan bulan setelah cedera. Saya mencoba melompat dengan satu kaki dan melompat dari sisi ke sisi untuk menguji kemampuan gerakan saya, tetapi saya tidak sanggup melakukannya. Walaupun saya mengatakan kepada diri saya sendiri, “Lompatlah,” saya tetap tidak bisa bergerak. Otot-otot saya tidak mempunyai kekuatan, kaku walaupun dipaksa sekuat mungkin untuk melompat. Saya menyadari bahwa saya tidak merehabilitasi lutut saya dengan penuh. Olahraga saya sudah menyanggupkan saya untuk berjalan dan berenang, tetapi tidak untuk kegiatan-kegiatan yang lebih kompleks dan menantang seperti meloncat dan melompat-lompat. Pengalaman itu menimbulkan pemikiran-pemikiran lain. Olahraga-olahraga rohani kita yaitu hadir di gereja, mengembalikan persepuluhan, dan menjadi vegetarian dapat memungkinkan kita menjadi orang-orang Kristen yang baik. Tetapi itu saja tidaklah cukup untuk mempersiapkan kita untuk tantangan yang lebih banyak dan kegiatan kegiatan rohani yang kompleks seperti diam saja apabila kita dicerca; mengucapkan kata-kata yang baik dan memberi semangat gantinya mencela dan mengucapkan kata-kata yang kasar; mengasihi tanpa pamrih; menerima orang yang mempunyai kepercayaan berbeda dengan kita; atau memantulkan tabiat Kristus. Apabila olahraga rohani dan rehabilitasi rohani kita tidak mempersiapkan kita untuk kegiatan-kegiatan rohani yang lebih kompleks, bagaimana mungkin kita bisa berpacu melawan “kuda” rohani dan Sungai Yordan yang meluap? Hari ini, kenapa tidak mempertimbangkan untuk lebih tekun berolahraga fisik dan rohani yang akan mempersiapkan Anda untuk “kuda-kuda” dan Sungai Yordan apa pun yang datang kepada Anda dengan berbagai pengalamamnya. Tuhan, tunjukkanlah kepadaku di mana kelemahanku, dan tunjukkanlah kepadaku bagaimana caranya supaya menjadi kuat bagi-Mu. Nicceta Davis. Sumber:...

read more

“Kabar Baik dari Patmos” 12 Juli 2013

Posted by on 3:37 am in Our Videos, Renungan Harian | Comments Off on “Kabar Baik dari Patmos” 12 Juli 2013

“Kabar Baik dari Patmos” 12 Juli 2013

JUDUL PEMBAHASAN: “SAKSI KRITUS DI ZAMAN AKHIR” Wahyu 11:3,4 (ayat 3) Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.” (ayat 4) Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Sumber: Hope Channel...

read more

Apakah anda bebas dari minuman keras?

Posted by on 3:19 am in Articles, Renungan Harian | Comments Off on Apakah anda bebas dari minuman keras?

Apakah anda bebas dari minuman keras?

Apakah anda bebas dari minuman keras? Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka. Yohanes 8:36. Apakah Anda merasa bangga karena Anda bebas dari minuman keras? Hati-hati! Setiap harinya sembilan dari 10 orang Amerika Utara minum obat penenang. Dan bisa jadi Anda juga salah satu dari antara mereka. Perbuatan jahat? Setiap hari, sudah biasa, mengkonsumsi kafein secara berlebihan. Didapatkan di dalam kopi, teh, coklat, soda, dan obat-obat keras penghilang rasa sakit, dan semuanya itu hanyalah beberapa dari sekian banyak jenis yang biasa kita nikmati. Tetapi kafein tidak membuat kecanduan, bukan? Lihat di dalam kamus dan Anda akan dapati bahwa bahan yang membuat candu adalah satu bahan yang menimbulkan efek pada fisik dan mental apabila tidak digunakan lagi atau ditinggalkan. Dalam hal ini, bahkan kafein dalam dosis yang kecil sekalipun yang dikonsumsi secara tetap dapat menimbulkan kecanduan. Cobalah sendiri Anda tidak menggunakan kafein lagi sama sekali selama beberapa hari. Gejala yang paling umum terjadi oleh karenanya adalah sakit kepala. Kadang-kadang terjadi perasaan lelah, tidak ada nafsu makan, mual-mual, dan kadang-kadang muntah-muntah. Dan gejala-gejala tersebut akan berlangsung selama lima hari berturut-turut. Penarikan diri secara psikologi bahkan terasa lebih sulit. Orang-orang menjadi terbiasa meraih minuman-minuman penyegar. Dorongannya sama dengan dorongan ingin merokok dan sulit untuk dilawan. Terlalu banyak orang pulang ke rumah pada petang hari dan tanpa berpikir panjang langsung menuju ke lemari es untuk meraih minuman soda dengan kafein. Ada apa dengan kafein? Kafein menambah energi untuk sementara waktu saja dengan cara merangsang sistem syaraf dan meningkatkan kadar gula darah. Untuk sementara energi tambahan ini seperti terasa menyenangkan, tetapi akan segera diikuti dengan menurunnya tenaga, memberi tanda bahwa Anda memerlukan kafein lagi. Apakah Anda yakin ingin terbenam ke dalam energi yang tidak berkesudahan ini terus menerus? Penggunaan kafein secara terus menerus dapat menimbulkan kegugupan, gemetar, kegelisahan, dan tidak bisa tidur. Lambat laun gejala ini dapat menimbulkan kelelahan kronis dan insomnia (tidak dapat tidur) yang menetap. Kafein juga memperburuk sakit lambung dan masalah-masalah perut lainnya. Demikian juga halnya dengan dosa adalah seperti kafein. Hal itu seringkali tampak tidak berbahaya dan rasanya enak sekali! Dan segera setelah kata hati dituruti maka kita merasa melambung-rasa senang dari hadiah yang muncul seketika-sebelum perasaan bersalah datang menghantui. Karena dosa jarang langsung menghancurkan korbannya, maka orang-orang tersedot ke dalamnya, dan dengan mudah menjadi kebiasaan. Tetapi kabar baiknya adalah bahwa Yesus dapat membebaskan kita dari dosa, sebagaimana Ia dapat memberikan kepada kita kuasa kemauan untuk mengatakan tidak terhadap kafein. Dan “apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.” Dengan pertolongan Tuhan, buanglah kafein dan bergabunglah dalam generasi yang bebas kafein! Aileen Ludington Sumber:...

read more